ESSAY TENTANG BUDAYA, CIRI KHAS, DAN MAKANAN KHAS DARI DAERAH LAMPUNG
Lampung adalah salah satu provinsi yang ada di Indonesia. Provinsi Lampung terletak dibagian selatan pulau sumatera. Provinsi lampung mempunyai ibukota yang bernama Bandar Lampung. Provinsi Lampung juga menjadi tempat transit untuk penyebrangan menuju Pulau Jawa. Provinsi Lampung juga memiliki semboyan sendiri yaitu " Sai Bumi Ruwa Jurai " yang memiliki arti satu daerah ditempati dua adat/tradisi yakni Saibatin dan Pepadun.
Karena Lampung menjadi tempat transit menuju pulau Jawa, maka Provinsi lampung memiliki beberapa fasilitas transportasi diantaranya yakni Pelabuhan Bakauheni, dan juga Bandar Udara Radin Inten II. Selain memiliki Pelabuhan Bakauheni, Provinsi Lampung juga memiliki Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Srengsem yang biasa digunakan untuk ekspor-impor distribusi btu bara dari Sumatera Selatan menuju Jawa.
A. Seni dan Budaya
1. Busana Adat
Busana daerah Lampung dikenal sebagai Kain Tapis, kain yang di tenun-sulam menggunakan benang emas. Kain tapis tersebut dibuat oleh wanita. Kain Tapis biasanya digunakan pada penyelenggaraan upacara adat seperti perkawinan, dan upacara adat lainnya.
Mahkota adat Lampung dikenal sebagai Siger dan Kopiyah Mas. Siger adalah mahkota pengantin wanita Lampung yang berbentuk segitiga, berwarna emas dan memiliki cabang atau lekuk yang berjumlah sembilan atau tujuh. Selain sebagai mahkota siger juga merupakan simbol khas daerah Lampung. Sedangkan Kopiyah Mas adalah mahkota pengantin laki-laki, berwarna emas dan berbentuk bulat dengan ujung beruji tajam.
2. Tarian Adat
Provinsi Lampung juga memiliki berbagai macam tarian adat yakni, Tari Sembah atau biasa di sebut dengan Sigeh Pengunten dan Tari Melinting. Tari Sembah yang biasanya diadakan oleh masyarakan untuk menyambut tamu dan sering kali digunakan dalam upacara adat pernikahan.
3. Lagu Lampung
Provinsi Lampung juga memiliki lagu daerah yaitu diantaranya: Cangget Agung, Lipang Lipandang, Tanoh Lado, Sang Bumi Ghuwai Jughai, Bumi Lampung, Pakai Sembayan, Seminung, Penyandangan, dan masih banyak lagi.
4. Rumah Adat
Rumah tradisional adat Lampung yaitu Nuwo Sesat, yang memiliki ciri khas seperti: berbentuk panggung, atap terbuat dari anyaman ilalang, terbuat dari kayu.
B. Makanan Khas Lampung
1. Seruit
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnnya, bahwa seriut merupakan makanan khas Lampung yang dihidangkan pada saat acara berkumpul baik keluarga besar atau pada acara-acara lainya seperti pernikahan, adat hingga keagamaan. Bagi masyarakat Pepadun, seruit dijadikan makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari, karena kebiasaan makan seruit pada hari atau waktu tertentu tidak dimiliki oleh semua masyarakat adat, hal itu karena dilakukan secara turun temurun saja bagi sebagian masyarakat. Seruit sendiri merupakan makana yang terbuat dari ikan bakar yang dicampur dengan sambar terasi khas Lampung, tempoyak atau beberapa ada yang memberi mangga. Jenis ikan yang digunakan seruit beragam, hanya saja yang digunakan adalah ikan-ikan dari sungai besar, seperti ikan balide, ikan baung, ikan layis dan berbagai ikan lainya. Untuk menyantap seruit biasnya di tambah dengan lalapan agar lebih nikmat.
2. Tempoyak
Jika kamu suka sekali dengan makanan yang terbuat dari durian, kamu bisa mencoba masakan khas Lampung ini. Tempoyak merupakan masakan yang memiliki bahan dasar buah durian yang telah difermentasi. Sejauh ini, Tempoyak sudah dikenal di berbagai wilayah baik di Indonesia maupun di negeri tentangga seperti Malaysia. Masakan khas Lampung ini bisa kamu buat sendiri di rumah tanpa harus membeli. Untuk pembuatanya, kamu bisa menyiapkan daging durian yang tidak banyak mengandung air. Durian yang dipilih diusahakan dari durian yang memiliki kualitas super dan benar-benar sudah matang agar kualitas rasa dari Tempoyak lebih nikmat. Setelah itu, kamu harus memisahkan daging durian dengan bijinya dan diberikan sedikit garam. Kemudian tambahkan cabe rawit secukupnya, hal ini untuk mempercepat fermentasi dan simpanlah di tempat yang tertutup rapat dan mempunyai suhu udara yang dingin, jika perlu masukan kedalam kulkas.
Setelah 2 hingga 5 hari, kamu bisa mengolahnya dengan ikan seperti Teri, Mujair, ikan mas dan ikan lainya. Jika dibuat sambal, kamu harus mencampurkan bawang putih dan merah, cabe halus atau yang telah dipotong-potong kecil, tambahkan sedikit gula untuk pengganti sedikit gula. Kemudian goreng sekitar 3 menit, setelah dirasa cukup, sambal Tempoyak siap dihidangkan dengan makanan lainya.
3. Geguduh
4. Umbu
Jika kamu adalah orang yang penyuka dengan makanan yang terasa pahit seperti pare, maka kamu bisa mencoba salah satu makanan pahit yang ada di Lampung. Makanan ini disebut dengan Umbu yaitu makana yang terbuat dari rotan yang masih muda kemudian direbus sampai lunak. Setelah rotan sudah direbus hingga lunak, rotan ini biasanya dipakai sebagai bahan dasar sayur seperti oseng, bahkan bisa dinikmati seperti lalapan. Rotan muda yang telah direbus ini juga bisa digunakan untuk bahan campuran masakan lainya, agar bisa memperkaya masakan. Makanan ini juga bisa kamu temui di beberapa daerah lainya di Indonesia dengan ciri yang berbeda, sesuai dengan adat lokal. Masyarakat Lampung sendiri menggunakan rotan muda untuk dijadikan bahan makanan sudah sejak lama, hanya saja, saat ini sudah mulai jarang kita temui karena rotan sudah mulai langka.
6. Engkak
Engkak merupakan makanan khas Lampung yang mempunyai cita rasa manis. Engkak terbuat dari bahan telur dan mentega yang diproses hingga menjadi makanan yang memiliki tekstur lembek. Makanan ini cocok disantap sebagai sarapan atau makanan ringan dipagi hari. Daftar bahan yang digunakan Engkak ialah Tepung ketan putih, gula pasir, telur ayam, santan, susu kental manis dan mentega. Dari semua bahan tersebut dicampur dan diaduk hingga merata. Kemudian siapkan Loyang 20×20 yang telah dioles mentega dengan di alasi kertas berih yang sering digunakan untuk mengalasi masakan, panggang kue seperti halnya lapis legit. Untuk 3 lapis pertama gunakan api bawah kemudian pindah api atas, balik adonan apabila adonan telah selesai.
9. Bakso Soni Haji Sony
Bakso merupakan makan yang biasa kita temui sehari-hari, namun Anda perlu mencicipi bakso yang sangat terkenal di Lampung ini, yaitu biasa disebut sebagai Bakso Sony. Bakso ini terbuat dari daging sapi asli dan segar yang memiliki tekstur kenyal dan berserat, lada hitam pada kuah cukup dominan dengan dipadukan rasa guris yang akan membuat lidahmu ketagihan untuk mencoba lagi. Untuk menemukan bakso ini cukup mudah karena terdapat puluhan cabang yang tersebar di Bandar Lampung dan juga seluruh Lampung. Untuk satu hidangan bakso kamu hanya merogoh kecek sekitar 15 ribu sampai 25 ribu per porsi, cukup murah dengan cita rasa yang akan kamu dapatkan.
10. Pindang
Lampung juga menyimpan masakan khas yang patut kamu coba, masakan tersebut ialah Pindah. Pindang biasanya sajikan pada mangkuk dengan kuah yang memiliki warna kuning. Uniknya, Pindang khas Lampung ini mempunyai cita rasa seperti asam gurih, tidak jauh berbeda dengan Tom Yam dari Thailand. Aroma pindang tercium lebih kuat dikarenakan terdapat daun kemangi yang menjadi campuran pada kuah.
C. Lokasi Wisata
1. Pantai Pasir Putih
2. Teluk Kiluan
Teluk Kiluan
Teluk Kiluan adalah salah satu tempat wisata di Lampung yang paling terkenal karena pengalaman unik yang ditawarkannya. Pengalaman seperti apa yang dapat anda nikmati di Teluk Kiluan? Seperti di Pantai Lovina, Bali, Teluk Kiluan menawarkan pengalaman melihat lumba-lumba langsung di habitatnya. Sensasi melihat lumba-lumba di lautan sangatlah berbeda dengan pada saat Anda melihat lumba-lumba yang telah dijinakan. Waktu terbaik untuk melihat lumba-lumba di Teluk Kiluan adalah pada bulan April hingga September di mana sedang musim kemarau. Saran saya, sebelum berangkat bertanyalah dahulu pada pengelola homestay mengenai cuaca dan keberadaan lumba-lumba, karena kemunculan lumba-lumba secara alami di Teluk Kiluan sangat dipengaruhi oleh cuaca
3. Taman Nasional Way Kambas
Taman Nasional Way Kambas
Taman Nasional Way Kambas merupakan salah satu taman nasional yang berumur paling tua di Indonesia. Taman Nasional Way Kambas adalah taman nasional yang berfokus pada pelatihan dan pelindungan gajah, sehingga hal yang wajib dilhat di Taman Nasional Way Kambas adalah gajahnya. Selain gajah, Taman Nasional Way Kambas juga melindungi beberapa hewan yang hampir punah seperti harimau Sumatera dan badak Sumatera. Taman Nasional Way Kambas berlokasi sekitar 2 jam perjalanan dari kota Bandar Lampung. Untuk dapat masuk ke kawasan ini, Anda harus memperoleh ijin yang dapat diperoleh di gerbang masuk Taman Nasional Way Kambas. Di sini Anda dapat melihat berbagai pertunjukan gajah, misalnya sepak bola gajah, menaiki gajah, dan lain-lain.
4. Pulau Kubur
Pulau Kubur
Pulau Kubur mungkin terdengar seram bagi sebagian orang, namun sebenarnya Pulau Kubur adalah surganya para pecinta kegiatan memancing. Menurut cerita warga setempat, pulai ini dinamai Pulau Kubur karena dulunya pulau ini digunakan untuk acara penaburan abu jenazah. Berlokasi di Teluk Lampung, pulau ini dapat dicapai dengan menggunakan perahu dalam waktu kurang lebih 20 menit. Pulau Kubur relatif sepi pada hari-hari biasa, namun pada hari libur dapat terlihat cukup banyak wisatawan yang datang untuk memancing. Ikan di sekitar Pulau Kubur sangat banyak dan beragam karena ada banyak karang besar yang merupakan habitat ikan di sekitar Pulau Kubur.
5. Menara Siger
Menara Siger
Menara Siger adalah bangunan indah bewarna kuning yang saat ini sudah menjadi ikon Lampung. Berdiri cantik di atas sebuah bukit, Menara Siger adalah titik nol jalan lintas Sumatera yang sudah menjadi salah satu tempat transit dan tempat wisata di Lampung. Untuk dapat memasuki kawasan Menara Siger, Anda harus membayar tiket masuk dan biaya parkir yang tidak mahal. Menara Siger adalah bangunan kebanggan masyarakat provinsi Lampung karena mempunyai arsitektur tradisional khas Lampung.
6. Air Terjun Putri Malu
Air Terjun Putri Malu
Terletak di wilayah Way Kanan, Air Terjun Putri Malu adalah salah satu tempat wisata di Lampung yang mungkin jarang Anda dengar namanya. Nama unik Air Terjun Putri Malu berasal dari bentuk air terjun yang bengkok sehingga terkesan seperti malu-malu. Air Terjun Putri Malu mempunyai ketinggian kurang lebih 80 meter, dilengkapi dengan lingkungan yang asri dan sejuk. Air Terjun Putri Malu banyak dikunjungi oleh para pecinta alam yang kemudian berfoto-foto dan berenang di danau yang ada di bawah Air Terjun Putri Malu. Selain itu, di lokasi ini Anda juga dapat menikmati wisata panjat tebing, berkemah, dan trekking.
7. Gunung Krakatau
Gunung Krakatau
Gunung Krakatau tentu semua orang sudah pernah mendengarnya. Terletak di Selat Sunda, Gunung Krakatau adalah tempat wisata di Lampung yang menawarkan tidak hanya wisata pegunungan, melainkan juga wisata bahari. Gunung Krakatau dahulu kala pernah meletus pada tahun 1883, sekarang telah menjadi tempat wisata yang terkenal. Saat ini Gunung Krakatau sudah menjadi daerah konservasi alam, oleh karena itu, untuk memasuki area Gunung Krakatau, Anda harus memiliki ijin terlebih dahulu. Ijin ini dapat diperoleh dari balai konservasi Lampung.
8. Taman Wisata Lembah Hijau
Taman Wisata Lembah Hijau
Taman Wisata Lembah Hijau mulai dibuka pada tahun 2006. Mempunyai lahan seluas kurang lebih 30 hektar, Taman Wisata Lembah Hijau adalah tempat wisata di Lampung yang mempunyai konsep cagar alam, budaya, dan adat. Dari 30 hektar tersebut, 80%nya adalah areal alami dan sisanya adalah bangunan. Mempunyai taman rekreasi, water boom, dan kebun binatang mini, Taman Wisata Lembah Hijau adalah tempat wisata yang cukup lengkap untuk wisata keluarga. Harga tiket masuk Taman Wisata Lembah Hijau adalah 10,000 Rupiah, untuk dapat masuk ke areal water boom, Anda harus membayar tambahan harga tiket sebesar 35,000 Rupiah per orang. Water boom sendiri adalah wahana paling favorit di Taman Wisata Lembah Hijau.
9. Pantai Tanjung Setia
Pantai Tanjung Setia
Pantai Tanjung Setia adalah alternatif bagus untuk para pecinta selancar yang sudah bosan berselancar di Pantai Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Terletak di sisi barat Lampung, Pantai Tanjung Setia mempunyai salah satu ombak terbaik di dunia, menurut para peselancar yang telah mencoba tantangan selancar di Pantai Tanjung Setia. Lokasinya memang cukup jauh, sektiar 270 KM dari Bandar Lampung, dan membutuhkan waktu sekitar 6 jam untuk mencapainya, namun tidak perlu kuatir, pecinta selancar tidak akan kecewa! Mengingat lokasinya yang lumayan jauh dan terpencil, Pantai Tanjung Setia mempunyai kondisi yang baik dan tidak rusak oleh kegiatan manusia, bagaikan mutiara yang bersembunyi dengan sempurna.
10. Taman Purbakala Pugung Raharjo
Taman Purbakala Pugung Raharjo
Terletak di Desa Pugung Raharjo, Taman Purbakala Pugung Raharjo adalah kompleks peninggalan kebudayaan masa lalu. Berlokasi sekitar 52 KM dari kota Bandar Lampung, Taman Purbakala Pugung Raharjo mempunyai koleksi peninggalan purbakala berupa kuburan batu, meja batu, altar batu, batu mayat, dan lain-lain. Wisata sejarah ini memang kurang begitu diminati oleh anak muda jaman sekarang, namun tidak ada salahnya mencoba jenis wisata ini supaya tidak bosan.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar